Gelar Sosialisasi Wasbang, Andi Firasadi Ajak Perempuan Melek Politik

- Minggu, 4 Desember 2022 | 15:12 WIB

Gresik, INILAHNEWS- Sosialisasi wawasan kebangsaan digelar oleh Anggota DPRD Jawa Timur periode 2019 – 2024 Fraksi PDIP Dapil Gresik Lamongan Andi Firasadi SH., MH, di kabupaten Gresik,Sabtu 3 Desember 2022.


Dalam kesempatannya, M.I. Andi Firasadi SH., MH. menyampaikan tujuan utama sosialisasi ini, yakni pertama-tama dirinya mencoba membangun, mendinamisir untuk bagaimana mengajak secara bersama-sama, Bahwa perempuan itu tidak boleh alergi politik. Karena perempuan itu punya potensi strategis, dan itu sudah terbukti.

“Jadi tujuan utama, pertama-tama mencoba membangun, mendinamisir bagaimana mengajak bersama-sama, bahwa perempuan itu tidak boleh alergi politik. Karena perempuan itu punya potensi strategis, dan itu sudah terbukti,” tegas Anggota Komisi A DPRD Jawa Timur.

Bukti yang dimaksud Andi yaitu, “Bagaimana Sarinah (pengasuh Soekarno saat masih kecil di Jawa Timur) yang mendidik Soekarno, kemudian Inggit (istri kedua Soekarno) memberikan spirit kepada Soekarno sampai ke penjara di Ende, serta Fatmawati yang menjahit bendera merah putih untuk kemerdekaan Indonesia,” tutur mantan sang Advokat.

Lalu Andi Firasadi mengucapkan kata-kata yang yang dilontarkan oleh Sarikah kepada Soekarwo kecil dalam membentuk karakter presiden RI pertama tersebut.Baca Juga: Ridwan Kamil Paling Disuka, Ganjar Pranowo Paling Dipilih Rakyat di Pemilu 2024

"Karno, pertama engkau harus mencintai ibumu. Kemudian, kamu harus mencintai rakyat jelata..." Itu kata-kata Sarinah kepada Bung Karno waktu usia anak 2 tahun.Menurut Andi, Gresik merupakan kota Metropolis berdasarkan daerahnya, Maka harapan kami (PDIP) itu muncul partisipasi (kaum perempuan) yang semakin tinggi dan semakin kuat, agar banyak perempuan yang terlibat aktif di dunia politik.

Gresik ini metropolis kalau dilihat daerahnya, maka harapan kami (PDIP) itu muncul partisipasi yang semakin tinggi, semakin kuat, harapannya semakin banyak perempuan yang terlibat (aktif) di dunia politik. Berpartisipasi meski tanpa menjadi anggota legislatif. Kita dorong perempuan mempunyai kesadaran agar dapat mempengaruhi jalannya pemerintahan. jangan sampai berjalan tanpa adanya kontrol. Bahkan laporan Komnas, kasus KDRT naik ratusan ribu dan itu adalah masalah kita bersama, intinya kita akan menjaga hak-hak kaum perempuan,” tutur Andi penuh semangat.

Disinggung soal kontribusi PDIP dalam menyumbang partisipasi peran perempuan di Legislatif dirinya menyampaikan, dari 27 jumlah anggota Legislatif di DPRD Jawa Timur, kader (perempuan) dari PDIP ada 7 orang.

"Apabila mengacu pada keterwakilan perempuan 30 % seharusnya 9 kursi pdip di Dprd jatim perempuan, tetapi pileg 2019 PDIP memiliki 7 perempuan dari 27 kursi di Dprd Jatim,"jelasnya.

Halaman:

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

Waspada, Jatim Dihantui Cuaca Ekstrem

Minggu, 29 Januari 2023 | 17:05 WIB

Pos Indonesia Bantu Program ATM Beras

Sabtu, 28 Januari 2023 | 12:24 WIB

Wagub Uu Ruzhanul Dorong Pelajar Berwawasan Politik

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:54 WIB

Ridwan Kamil Luncurkan Sekoper Cinta di 80 Desa

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:18 WIB

Pak Uu: Imtak dan Iptek Tak Bisa Dipisahkan

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:16 WIB

Atalia Apresiasi Peran Posyandu Remaja di Cirebon

Kamis, 26 Januari 2023 | 18:13 WIB

Kepala Daerah Diminta Fokus Kendalikan Inflasi

Kamis, 26 Januari 2023 | 17:53 WIB

Perayaan Imlek di Jabar Aman dan Kondusif

Kamis, 26 Januari 2023 | 17:48 WIB

Panitia HPN PWI Pusat Susun Sejumlah Program Kegiatan

Kamis, 26 Januari 2023 | 16:44 WIB
X