• Selasa, 9 Agustus 2022

Bharada E Jadi Tersangka, Pengacara Pertanyakan Soal Prosedur

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:12 WIB
Pengacara Richard Eliezer atau Bharada E, Andreas Nahot Silitonga
Pengacara Richard Eliezer atau Bharada E, Andreas Nahot Silitonga

JAKARTA- Pengacara Richard Eliezer atau Bharada E, Andreas Nahot Silitonga, menyayangkan penetapan tersangka terhadap kliennya terkait kasus kematian Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Andreas mengatakan, Bharada E masih dalam kondisi diperiksa sebagai saksi. Dia mengklaim Bharada E baru selesai diperiksa sebagai saksi pada Kamis (4/8/2022) dini hari, atau pukul 01.02 WIB.

 "Nah yang sangat kami sayangkan memang prosedurnya. Saya sudah dari awal menyatakan bahwa sebenarnya klien kami dan kami juga sebagai tim kuasa hukum insya Allah kooperatif dengan proses yang ada, dan menyampaikan apa adanya. Itu pesan saya kepada klien saya," ujar Andreas kepawa wartawan di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022).

Baca Juga: Pengumuman Hasil Autopsi Ulang Brigadir J Dinilai Terlalu Lama

Sementara itu, pengumuman tersangka dilakukan polisi pada Rabu (3/8/2022) pukul 22.00 WIB. Andreas pun bingung dengan standar penetapan tersangka oleh Polri itu.

"Jadi kami pertanyakan, bagaimana seseorang yang belum selesai diperiksa sebagai saksi, tapi tersangka.  Cuma yang paling membingungkan buat kami adalah, klien kami belum pernah, belum selesai diperiksa sebagai saksi, dan baru menandatangani berita acara pemeriksaan (BAP) saksi itu tepat di tanggal 4 hari ini jam 01.02 pagi," ujar Andreas.

Andreas mengatakan, seharusnya polisi baru bisa melakukan gelar perkara penetapan tersangka setelah Bharada E menandatangani BAP.

Sebelumnya, berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan, Polri menetapkan Bharada E sebagai tersangka.

Baca Juga: Ridwan Kamil Bekali Ribuan Siswa Dengan Wawasan Kebangsaan

Halaman:

Editor: Ahmad Syukri. A

Tags

Artikel Terkait

Terkini

LPSK Akan Periksa Putri Candrawati Selasa Besok

Senin, 8 Agustus 2022 | 18:40 WIB
X