• Rabu, 10 Agustus 2022

Sekda Jabar Dorong Optimalisasi Peran Kecamatan di Era Disrupsi

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 18:55 WIB
Sekda Jabar Dorong Optimalisasi Peran Kecamatan di Era Disrupsi   KOTA BANDUNG -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mendorong camat di Jabar untuk adaptif terhadap tantangan di era disrupsi saat ini. Apalagi, camat merupakan garda terdepan pelayanan publik.   Setiaw
Sekda Jabar Dorong Optimalisasi Peran Kecamatan di Era Disrupsi KOTA BANDUNG -- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mendorong camat di Jabar untuk adaptif terhadap tantangan di era disrupsi saat ini. Apalagi, camat merupakan garda terdepan pelayanan publik. Setiaw

BANDUNG - Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja mendorong camat di Jabar untuk adaptif terhadap tantangan di era disrupsi saat ini. Apalagi, camat merupakan garda terdepan pelayanan publik.

Setiawan pun memberi pandangan kepada para camat bahwa ukuran atau indikator negara maju di antaranya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), pertumbuhan ekonomi dan infrastruktur, serta reformasi birokrasi yang dijalankan secara konsisten.

Maka, kata Setiawan, hal-hal tersebut perlu jadi acuan setiap pemimpin di instansi pemerintahan, termasuk camat. Tujuannya supaya Provinsi Jabar dengan jumlah penduduk terbanyak dapat berkontribusi besar terhadap kemajuan nasional.

Baca Juga: Warga Karawang Antusias Imunisasi Campak - Rubella

"Jabar yang 50 jutaan penduduknya ingin berkontribusi menyelesaikan persoalan bangsa ini.  Maka, bagaimana visi yang sama dari level gubernur sampai ujung tombak (camat) ini perlu diselaraskan," kata Setiawan saat membuka Rapat Koordinasi Kecamatan Tingkat Provinsi Jawa Barat di Holiday Inn Bandung, Rabu (3/8/2022) kemarin.

Terkait tantangan, Setiawan menyebut setidaknya ada dua model disrupsi yang harus dilewati bersama. Pertama, disrupsi industri 4.0 yang diikuti society 5.0 sehingga segala sesuatu wajib terhubung dengan internet.

"Saya pesan bapak-bapak (camat), mohon membawa case study di wilayah masing- masing bagaimana transformasi digital berlangsung," ucapnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Hadiri Pelaksanaan Kick Off Bulan Imunisasi Anak Nasional Tahap II di Karawang

Disrupsi kedua, ucap Setiawan, yakni Pandemi COVID-19. "Semenjak tahun 2020, ternyata kita bisa bekerja dari rumah, apalagi ketika pembatasan sosial. Anak-anak sekarang bergeser, kalau belanja ini melalui online, bagaimana e-commerce juga mengalami peningkatan yang luar biasa," tuturnya.

Halaman:

Editor: Ahmad Syukri. A

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelayanan Pemakaman Umum Harus Makin Prima

Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:38 WIB

Omzet Pasar Krearif Bandung Tembus Rp6,5 Miliar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:07 WIB

Ridwan Kamil Usul Bentuk Gugus Tugas Honorer

Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:59 WIB

Jabar Kirim 558 Pramuka Terbaik ke Jambore Nasional

Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:53 WIB
X