• Rabu, 10 Agustus 2022

Gandeng Kodam V Brawijaya, Pemprov Jawa Timur Rehabilitasi 1.952 Unit Rumah

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 17:18 WIB

SURABAYA, INILAHNEWS- Pemprov Jawa Timur bersama Kodam V BRawijaya telah melakukan rehabilitasi terhadap 1.952 unit rumah di 11 kabupaten dan kota di Jawa Timur.

"Alhamdulillah program rutilahu ini rutin kita laksanakan bersama Kodam V Brawijaya. Ini adalah upaya kita memberikan tempat tinggal yang layak bagi masyarakat, yang terjamin kebersihan dan sanitasinya, sehingga mereka bisa tinggal di rumah yang nyaman dan kualitas kesehatannya juga meningkat," kata Gubernur Khofifah, kamis 4 Agustus 2022.

Di Ngawi sendiri ada 177 rumah yang menjadi sasaran rehabilitasi rutilahu. Sebanyak 177 penerima program tersebut tersebar di 19 kecamatan di seluruh Kabupaten Ngawi.

Lebih lanjut menurutnya, program renovasi Rumah Tidak Layak Huni menjadi menjadi rumah tinggal layak huni menjadi bagian penting dalam membangun keberseiringan proses akseleratif atau percepatan pembangunan dari seluruh elemen di Jatim.

Hal ini dikarenakan program renovasi Rutilahu ini juga dilakukan dan melibatkan banyak elemen. Seperti Baznas, Pemkab/Pemkot maupun aparat TNI yang bekerjasama dengan Pemprov Jatim ini untuk terus menyisir rumah-rumah tidak layak huni di Jatim.

“Gotong royong adalah kunci melakukan percepatan pembangunan di semua lini. Dan dengan gotong royong semua pihak dan dalam hal ini jajaran TNI AD, masyarakat dan seluruh forkopimcam, Pak Kades, Pak Lurah, dan masyarakat, maka hasilnya bisa melebihi standar. Baik waktu pengerjaan lebih cepat, anggarannya, maupun ukurannya,” katanya.

Tak hanya merenovasi rumah warga, dalam program ini juga terdapat 210 program jambanisasi yang dilakukan di 4 kabupaten. Sehingga ada 15 kab/kota yang dilakukan program renovasi Rutilahu dan jambanisasi.Baca Juga: Siapkan Prabowo Menang Pilpres, Gus Fawait: TIDAR Jawa Timur Bidik Suara Millenial

Ditegaskan Gubernur Khofifah, renovasi Rutilahu dan jambanisasi ini menjadi bagian penting dalam menyiapkan masyarakat Jatim yang sehat dan sejahtera.

“Jambanisasi merupakan bagian penting karena masalaah sanitasi adalah salah satu penyebab Tuberculosis (TB) dan TB di Jatim masih menjadi PR kita bersama,” katanya.

Halaman:

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

Pelayanan Pemakaman Umum Harus Makin Prima

Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:38 WIB

Omzet Pasar Krearif Bandung Tembus Rp6,5 Miliar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:07 WIB

Ridwan Kamil Usul Bentuk Gugus Tugas Honorer

Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:59 WIB

Jabar Kirim 558 Pramuka Terbaik ke Jambore Nasional

Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:53 WIB
X