• Selasa, 5 Juli 2022

Gandeng BEM Nusantara Di Jatim , Pemprov Genjot Pembangunan EBT

- Senin, 16 Mei 2022 | 10:41 WIB


SURABAYA, INILAHNEWS- Pemprov Jatim menggandeng kalangan mahasiswa khususnya BEM Nusantara Jatim dalam upaya percepatan pembangunan ekonomi dan energi baru terbarukan (EBT).

Gubernur Khofifah menuturkan, kemampuan untuk mengorkestrasi seluruh pikiran mahasiswa yang tergabung melalui BEM Nusantara merupakan hal yang tak mudah, mengingat dinamika dalam dunia kemahasiswaan berkembang pesat sekali, baik secara pemikiran maupun pergerakan.

"Saya yakin semua ingin bergerak memberikan kebaikan bagi seluruh masyarakat di mana saja para mahasiswa berada," ujarnya, senin 16 Mei 2022.

Orang nomor satu di Jawa Timur itu juga menyatakan komitmennya untuk senantiasa menampung pemikiran dan aspirasi mahasiswa demi mewujudkan Jatim Bangkit, Jatim Sejahtera dan berkeadilan.


Khofifah menggarisbawahi pentingnya kerja sama demi mewujudkan tema 'Transisi Energi dan Ekonomi untuk Jawa Timur Bangkit’ tersebut. Ia berharap mahasiswa dapat membreakdown persoalan atau memberikan rekomendasi secara detail kepada Pemprov Jatim untuk bersama-sama merumuskan kebijakan yang terukur.

Oleh karenanya, pada saat nanti dilakukan pelantikan maupun Rencana Kerja Daerah (Rakerda), ia menyarankan agar ada Focus Group Dicussion (FGD) guna mendetailkan tema yang dibahas selama tiga hari ini yang akan mendorong percepatan kebangkitan ekonomi dan transisi renewable energy atau Energi Baru Terbarukan (EBT).Baca Juga: Pertumbuhan Ekonomi Ungguli Nasional, Sahat : Inilah Keberhasilan Gubernur Khofifah

Khofifah memandang bahwa EBT ini adalah salah satu kebutuhan penting yang sedang dibahas serius secara global termasuk Indonesia lebih khusus lagi Jatim."Jadi pikiran pikiran strategis dari para mahasiswa dalam BEM Nusantara ini harus dipertemukan dengan para pelaku usaha, pelaku ekonomi, akademisi, hingga dinas terkait juga dilibatkan," urainya.

Menurutnya, pikiran-pikiran mahasiswa yang masih idealis dan orisinil inilah yang harus mampu ditangkap dan diterjemahkan melalui rumusan pembangunan dan kebijakan di Jawa Timur, yang nantinya bisa dibawa kepada rumusan pembangunan di tingkat nasional.

Khofifah menyebutkan bahwa transformasi pemanfaatan energi fosil seperti Minyak dan Gas Bumi dapat beralih menuju energi bersih yaitu EBT. Artinya, diharapkan dapat bersumber dari Sumber Daya Energi Baru Terbarukan seperti Matahari (Surya), Biomassa, Biogenik, gelombang laut, geothermal/Panas Bumi, Pertambangan (Lithium, Nikel untuk baterai kendaraan listrik, dan Radioaktif).

“Pembangunan EBT di Jatim terus berjalan dan diupayakan se maksimal mungkin guna mendukung terciptanya iklim yang sehat ketika Sumber Daya Alam yang ada selama ini dirasa harus diperbaharui,” tegasnya. *(wan)

Halaman:

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

X