• Selasa, 5 Juli 2022

Sosialisasi Restorasi Justice, Kajati Jatim Temui Pimpinan DPRD Jatim

- Kamis, 24 Maret 2022 | 16:31 WIB


SURABAYA, INILAHNEWS- Mengawali tugasnya di Jatim, Kajati Jatim Mia Amiati melakukan kunjungan silaturahmi di sejumlah instansi pemerintahan. Salah satunya di DPRD Jatim, Kamis 24 Maret 2022.


Dalam pertemuan dengan unsur pimpinan pihak legislative, Kajati Jatim Mia Amiati membeberkan sejumlah program kejaksaan yang akan dijalankan selama memimpin Kejati Jatim.

“Di tahun politik yang sebentar lagi tiba, yang menjadi tugas pokoknya di Kejati Jatim adalah atas amanah Jaksa Agung dilarang membuat kebijakan yang membuat kegaduhan artinya tidak ada kriminalisasi ataupun politisi laporan masyarakat,”ungkap mantan Direktur Pengamanan Pembangunan Strategis, pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejaksaan Agung (JAMIntel) ini.

Mia Amiati mengatakan pihaknya sengaja menemui pihak DPRD Jatim untuk mensosialisasikan restorasi justice yang merupakan program Jaksa Agung, dimana ada sejumlah persyaratan yang ditetapkan untuk bisa diberlakukan restorasi justice tersebut.

Sementara itu, wakil ketua DPRD Jatim Sahat Tua Simanjuntak mengatakan ada sejumlah pembicaraan dengan kajati Jatim yang baru bertugas di Jatim. “ Kedatangan Kajati Jatim ini menunjukkan sinergitas forkopimda tetap terjalin di Jatim,”jelasnya.

Ada sejumlah pembicaraan, kata Sahat antara pimpinan DPRD Jatim dengan Kajati Jatim, diantaranya soal Restorasi Justice. Menurut Sahat restorative justice atau keadilan restoratif adalah sebuah pendekatan yang ingin mengurangi kejahatan dengan menggelar pertemuan antara korban dan terdakwa, dan kadang-kadang juga melibatkan para perwakilan masyarakat secara umum. Sehingga, keberhasilannya ditentukan dari hasil sinergi kepolisian, kejaksaan, pengadilan, tokoh masyarakat dengan mengedepankan musyawarah mufakat berkeadilan.


“Namun tidak semua kasus bisa dilakukan restorative justice karena yang bisa diterapkan lebih ke arah hukum yang ringan dengan ancaman hukumannya di bawah 5 tahun dan kerugian di bawah Rp2,5 juta. Lalu terdakwa bukan residivis,” ujarnya.

Politisi asal Partai Golkar ini mengatakan terkait Restorasi Justice (RJ)yang digagas Jaksa Agung, pihaknya mendukung penuh program tersebut.” Tujuan RJ ini untuk memangkas sebuah birokrasi penegakan hokum yang bisa memberi manfaat kepada pihak yang berperkara atau mengalami korban sebuah tindak pidana,”jelasnya.

Baca Juga: Layak Ditinjau Ulang, Aturan Kawasan Bebas Rokok Di Jatim Rugikan Buruh Rokok

Restorasi Justice ini, kata Sahat, pihaknya akan membantu untuk sosialisasi program tersebut kepada masyarakat.” Tentunya dengan restorasi justice tersebut akan ada pihak-pihak yang akan mendapatkan keadilan jika unsur-unsur restorasi justice terpenuhi,”sambungnya.

Halaman:

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

X