• Sabtu, 28 Mei 2022

Omicron Terdeteksi Masuk Jatim, Wara Sundari Reny Pramana: Masyarakat Jangan Panik

- Minggu, 23 Januari 2022 | 12:58 WIB


SURABAYA, INILAHNEWS- Pertahanan Pemprov agar omicron tak masuk ke Jatim akhirnya bobol. Meski demikian masyarakat dihimbau tidak panic akan kehadiran varian baru dari Covid-19 tersebut.


Menurut ketua Komisi E DPRD Jatim Wara Sundari Reny Pramana mengatakan menyikapi virus omicron sebaiknya tidak perlu panik, memang penularannya lebih cepat daripada varian yang lain,

“ tetapi sangat ringan dan tidak membahayakan, mayoritas tenggorokan kering, batuk, atau flue tetapi sembuhnya agak lama dikisaran 10 hari,”jelasnya saat dikonfirmasi, Minggu 23 Januari 2022.

Melihat kasus omicron, kata politisi PDI Perjuangan ini, perjalanan masyarakat saat ini dari luar negeri memang banyak, tetapi baik di dalam negeri maupun dari luar negeri belum ditemukan adanya pasien omicron yang meninggal dunia.Baca Juga: Beredar Informasi Malang Diterjang Gempa, Siadi: Masyarakat Jangan Percaya Berita Hoax

Wanita yang akrab dipanggil bunda Reni mengungkapkan di Amerika Serikat yang kasus positifnya pernah sehari lebih dari 1 juta tampaknya amank saja. “Disana tidak perlu karantina, ber aktifitas seperti biasa, begitu juga di negara lainnya,”jelasnya.

Dibeberkan oleh mantan ketua DPRD Kediri ini, di Amerika penularan sangat tinggi karena beberapa hal diantaranya banyak yang tidak vaksin, banyak yang tidak bermasker, aktifitas yang sangat padat dan tempat makan tertutup dan penuh.

Memang pemerintah Indonesia, kata Wara Sundari Reny Pramane perlu diacungi jempol didalam penanganan pencegahan menyebaran varian omicron tersebut, sangat hati-hati dan protect,

“ Yang terpenting saat ini mengingatkan kembali disiplin/ tertib menjalankan prokes, Saya sayangkan banyak masyarakat atau tokoh masyarakat sdh mulai abai terhadap pentingnya disiplin menerapkan prokes,”terangnya.

Sekedar diketahui, Kasus Omicron di Jatim Menjadi 8 Orang, Sebaran semakin meluas. Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 varian Omicron di Jatim menjadi 8 orang pada Sabtu 15 Januari 2022. Varian itu terdeteksi di Surabaya, Malang, dan Kabupaten Malang. *(wan)

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

X