• Sabtu, 28 Mei 2022

Terancam Hukuman Mati, Pengedar Narkotika Jaringan Sumatera Ditangkap Polrestabes Surabaya

- Rabu, 29 Desember 2021 | 12:07 WIB

SURABAYA, INILAHNEWS- Perang terus terhadap peredaran narkotika terus dikibarkan pihak kepolisian. Di Surabaya, pihak Polrestabes Surabaya mengungkap peredaran narkotika jaringan Sumatera-Jawa dengan dilakukan penangkapan terhadap tersangka di kawasan Tol Ngawi- Surabaya. Dalam pengungkapan tersebut diamankan tersangka berinisial SM, RR dan AS.


“ Para tersangka tersebut mengirimkan barang ke Surabaya lewat darat dimana dalam penangkapan tersebut diamankan sejumlah barang bukti antara lain sabu sebantak 12 bungkus dengan total keseluruhan lebih kurang 6,037 gram,”ungkap Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta di mapolrestabes Surabaya, Rabu 28 Desember 2021.

Nico Afinta mengatakan setelah dilakukan penangkapan terhadap para tersangka, lalu dilakukan pengembangan dengan mendapatkan tersangka lainnya berinisial AY, HW, CE dan FE di daerah Sukodono Sidoarjo.

” Dari penangkapan para tersangka itu didapatkan sabu seberat lebih kurang 35,254 gram dalam kemasan bungkusan sebanyak 35 bungkus. Selain itu juga didapati narkotika lainnya yaitu ekstasi 30 ribu butir, serbuk extacy dengan berat lebih 1,005 gram,”jelas mantan sahli sospol Kapolri ini.Baca Juga: Orkestrasi pemberantasan korupsi

Alumni akpol 1992 ini mengatakan dari para tersangka itu juga didapati tersangka lainnya berinisial SY yang ditangkap di kawasan Rungkut Menanggal Surabaya.“peran tersangka ini menyediakan gudang untuk menyimpan narkotika dan akan mengedarkan narkotika tersebut di Surabaya dan Kalimantan melalui kapal laut,”jelasnya.

Khusus untuk tersangka SY ini, kata mantan Kapolda Kalsel ini, saat pemeriksaan mengaku sudah mengedarkan 25 ribu gram narkotika di Surabaya. “ Dia sudah menyimpan narkotika di gudang 60 ribu gram dan menjualnya 25 ribu gram di wilayah Surabaya dan sekitarnya. Yang bersangkutan mengaku menjadi pengedar sejak bulan oktober 2020 dengan komisi Rp 120 hingga Rp 150 juta,”jelasnya.

Sedangkan untuk pasal yang dijeratkan untuk para tersangka, pria kelahiran Surabaya ini mengatakan penyidik akan menjeratnya dengan pasal 114 (2) UU No 35 tahun 2009 dengan ancaman pidana maksimal seumur hidup atau hukuman mati.*(wan)

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

X