• Minggu, 23 Januari 2022

Erupsi Semeru, Legislator William Wandik Ajak Masyarakat Doa Bersama Untuk Korban Bencana

- Minggu, 5 Desember 2021 | 05:57 WIB
erupsi semeru
erupsi semeru


SURABAYA, INILAHNEWS- Anggota DPR RI asal Papua William Wandik mengajak masyarakat Indonesia untuk berdoa bersama atas terjadi bencana letusan gunung Semeru. Politisi partai Demokrat tersebut juga mengajak seluruh elemen Partai Demokrat untuk bersinergi membantu korban bencana letusan Semeru dan umumnya di Indonesia jika terjadi bencana.


“Dari tanah Papua, saya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk berdoa bersama terhadap korban letusan gunung Semeru. Semoga tidak banyak korban jiwa atas musibah tersebut,”jelas pria yang juga ketum GAMKI ini saat dikonfirmasi, Minggu 5 Desember 2021.


Waketum Demokrat ini mengatakan Partai Demokrat sudah menerjunkan bantuan ke lokasi bencana sebagai bentuk kepedulian partai terhadap rakyat tertimpa musibah.

“Ketum AHY sudah mengeluarkan instruksi untuk seluruh kader Demokrat untuk membantu korban letusan gunung Semeru. Apa yang dilakukan ketum kami sebagai bentuk respon cepat kepedulian Demokrat untuk korban bencana,”ungkap alumni PTS di Surabaya ini.Baca Juga: Semeru Meletus, Demokrat Surabaya Gerak Cepat Kirim Relawan Ke Lumajang

Gunung Semeru meletus pada sore hari ini, Sabtu (4/12/2021). Gunung api aktif yang terletak di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur mengalami erupsi disertai guguran lava dan awan panas.

Berdasarkan laporan kebencanaan geologi terkait Gunung Semeru erupsi, dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) hari ini, Sabtu (4/12/2021) sebelum terjadinya erupsi tersebut, sudah dinyatakan bahwa Gunung Semeru memang termasuk gunung api dengan level Waspada hari ini.

Dari hasil analisis visual sebelumnya, asap kawah tidak teramati saat Gunung Semeru meletus. Serta, terjadi guguran lava dengan jarak luncur 500-800 meter, dengan pusat guguran 500 meter di bawah kawah. Sedangkan, dari analisis kegempaannya diketahui bahwa telah terjadi gempa vulkanik yang berkaitan dengan letusan, guguran dan hembusan asap kawah sebanyak 54 kali gempa letusan atau erupsi, 4 kali gempa guguran, dan 18 kali gempa hembusan.*(wan)

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

Amankan 3 Penegak Hukum, KPK OTT Di Surabaya

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:20 WIB

Kasus Omicron Alami Lonjakan, Capai 2.535 Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:18 WIB
X