• Minggu, 23 Januari 2022

Semeru Meletus, Demokrat Surabaya Gerak Cepat Kirim Relawan Ke Lumajang

- Minggu, 5 Desember 2021 | 05:27 WIB
Lucy Kurniasari (foto: fraksi demokrar.org)
Lucy Kurniasari (foto: fraksi demokrar.org)

SURABAYA, INILAHNEWS- Aksi gerak cepat dilakukan DPC Demokrat kota Surabaya dalam membantu korban erupsi Semeru di Lumajang. Partai yang dibidani SBY ini, mengirimkan relawan untuk membantu korban erupsi di gunung tertinggi se Jawa tersebut.


“ Begitu ada kejadian, semalam langsung proses pengiriman relawan untuk membantu korban Semeru kami lakukan. Sejumlah kader- kader partai Demokrat kota Surabaya diberangkatkan ke Lumajang,”ungkap ketua Demokrat Surabaya Lucy Kurniasari saat dikonfirmasi , Minggu 5 Desember 2021.

Wanita yang juga anggota DPR RI ini mengatakan pengiriman relawan tersebut sebagai tindak lanjut dari instrukti ketua umum Partai Demokrat AHY agar seluruh kader partai Demokrat di Jatim bersinergi dan bergotong royong untuk membantu korban letusan Semeru.

“ Kami apresiasi instruksi tersebut dengan mengirimkan relawan ke lokasi bencana tersebut,”jelasnya.

Untuk bantuan kemanusiaan, kata Lucy, secepatnya dilakukan pengiriman bantuan kemanusiaan dari Demokrat kota Surabaya. “ Sekarang lagi proses untuk pengadaannya dan begitu sudah selesai gerak cepat kami dilakukan pengiriman,”tandasnya.Baca Juga: Gunung Semeru Erupsi, Desa Di Lumajang Gelap Gulita

Gunung Semeru meletus pada sore hari ini, Sabtu (4/12/2021). Gunung api aktif yang terletak di Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur mengalami erupsi disertai guguran lava dan awan panas.

Berdasarkan laporan kebencanaan geologi terkait Gunung Semeru erupsi, dari Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) hari ini, Sabtu (4/12/2021) sebelum terjadinya erupsi tersebut, sudah dinyatakan bahwa Gunung Semeru memang termasuk gunung api dengan level Waspada hari ini.

Dari hasil analisis visual sebelumnya, asap kawah tidak teramati saat Gunung Semeru meletus. Serta, terjadi guguran lava dengan jarak luncur 500-800 meter, dengan pusat guguran 500 meter di bawah kawah. Sedangkan, dari analisis kegempaannya diketahui bahwa telah terjadi gempa vulkanik yang berkaitan dengan letusan, guguran dan hembusan asap kawah sebanyak 54 kali gempa letusan atau erupsi, 4 kali gempa guguran, dan 18 kali gempa hembusan.*(wan)

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

Amankan 3 Penegak Hukum, KPK OTT Di Surabaya

Kamis, 20 Januari 2022 | 10:20 WIB

Kasus Omicron Alami Lonjakan, Capai 2.535 Orang

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:18 WIB
X