• Minggu, 5 Desember 2021

UMP 2022 Jatim Hanya 1,22 Persen, Kenaikan Disebut Masih Wajar

- Kamis, 25 November 2021 | 13:13 WIB
Artono
Artono

SURABAYA, INILAHNEWS- Wakil ketua Komisi E DPRD Jatim Artono mengatakan kenaikan UMP (Upah Minimum Propinsi) 2022 di Jatim yang hanya 1,22 persen masih termasuk wajar. Pasalnya, kenaikan tersebut masih tinggi dibandingkan tingkat nasional yang hanya naik 1,09 persen.


“ Saya kira masih wajar karena itu masih kategori tinggi dibandingnkan nasional maupun internasional yang hanya 0,6 persen,”jelas politisi PKS ini saat dikonfirmasi di Surabaya, Kamis 25 November 2021.

Pria asal Lumajang ini mengatakan saat ini perekonomian di Jatim maupun skala nasional masih sangat sulit akibat dampak Covid-19. “ Buruh harus mengerti kondisi perekonomian dan tentunya kondisi perusahaan yang saat ini sulit bangkit. Yang penting buruh bisa kerja dulu daripada menganggur tak punya pekerjaan,”jelasnya.Baca Juga: Janjikan Gaji Rp 15 Juta Untuk Jadi PSK, Mami Asal Lumajang Ditangkap Polda Jatim

Artono mengatakan jika nantinya buruh masih keberatan atas kenaikan tersebut, maka buruh bisa mengungkapkan keberatannya ke gubernur. “ Buruh harus punya penjelasan alasan permintaannya untuk menaikkan UMP 2022. Namun, untuk saat ini saya kira kenaikan 1,22 persen masih wajar,”tandasnya.

Ribuan buruh di Jatim akan turun jalan untuk menolak penetapan UMP di Jatim sebesar 1,22 persen. Buruh sendiri menginginkan kenaikan UMP 2022 sebesar 13 persen. Bagi buruh kenaikan 13 persen sudah sesuai dengan hitungan batas atas kenaikan upah minimum yang dilakukan BPS. Besaranya sekitar Rp250 ribu hingga Rp300 ribu.*(wan)

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

Jelang Nataru Harga Cabai Melonjak Di Kota Bandung

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:23 WIB

147 Ribu Orang Di Kota Bandung Nganggur

Jumat, 3 Desember 2021 | 07:40 WIB

PPKM Level 3, Satpol PP Akan Sisir Tempat Wisata

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:23 WIB

Cara KASAD Jenderal Dudung Berterimakasih Kepada Guru

Selasa, 30 November 2021 | 18:12 WIB
X