• Minggu, 5 Desember 2021

Rugikan Buruh, Gasper Jatim Tolak Kenaikan UMP Tahun 2022

- Rabu, 24 November 2021 | 16:52 WIB
Gasper Jatim (foto; Yudhie)
Gasper Jatim (foto; Yudhie)

 

SURABAYA, INILAHNEWS-Gerakan Serikat Pekerja (Gasper) Jawa Timur mendesak Jatim">Gubernur Jatim tidak diintervensi pemerintah pusat dalam menetapkan Upah Minimum Kabupaten/ Kota (UMK) di Jawa Timur tahun 2022.

"Gasper menolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur tahun 2022 yang dituangkan dalam Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/783/KPTS/013/2021 tentang Upah Minimum Provinsi Jawa Timur tahun 2022," tegas jubir Gasper Jatim Jazuli di Surabaya, 24 November 2021.

Jazuli menyampaikan, kenaikan UMP Jawa Timur tahun 2022 yang hanya sebesar Rp. 22.790,- atau hanya sebesar 1,2 persen menunjukkan Gubernur Jawa Timur tidak peka terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat khususnya buruh yang terdampak akibat pandemi Covid-19.

“Kenaikan UMP Jawa Timur tahun 2022 sebesar Rp. 22.790,- tersebut setara dengan uang Rp. 500,- perharinya yang nilainya lebih besar dari pemberian seorang dermawan kepada orang yang meminta-minta di pinggir jalan,”jelasnya.Baca Juga: Kabupaten Kuningan Nihil kasus Covid-19

Dikatakan oleh Jazuli, upah buruh tergerus inflasi yang mengakibatkan daya beli buruh menurun. Selain itu buruh juga tidak menikmati pertumbuhan ekonomi yang tumbuh hingga 7,07%.

Kewenangan Jatim">Gubernur Jatim, katanya untuk menetapkan upah minimum baik itu UMP maupun UMK yang diamanatkan dalam UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang sudah diubah dalam UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Hal ini merupakan kewenangan yang tidak perlu intervensi Menteri Ketenagakerjaan maupun Menteri Dalam Negeri. Sejatinya Gubernurlah yang mengetahui kondisi sosial dan ekonomi di wilayahnya masing-masing," tutur dia.


Tak hanya itu, katanya, gubernur Khofifah harus mengakomodir aspirasi publik. "Sebelum memutuskan kebijakan gubernur wajib mendengar dan mengakomodir aspirasi publik," tegas dia.* (wan)

Halaman:

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

Jelang Nataru Harga Cabai Melonjak Di Kota Bandung

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:23 WIB

147 Ribu Orang Di Kota Bandung Nganggur

Jumat, 3 Desember 2021 | 07:40 WIB

PPKM Level 3, Satpol PP Akan Sisir Tempat Wisata

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:23 WIB

Cara KASAD Jenderal Dudung Berterimakasih Kepada Guru

Selasa, 30 November 2021 | 18:12 WIB
X