• Minggu, 5 Desember 2021

Gelapkan Data Fiktif Kredit Sepeda Motor, Polresta Mojokerto Amankan 7 Tersangka

- Selasa, 23 November 2021 | 12:25 WIB

 

SURABAYA, INILAHNEWS- Kapolresta Mojokerto AKBP Rofik Ripto Himawan mengatakan pihaknya telah mengamankan 7 orang sebagai pelaku penggelapan data fiktif kredit sepeda motor. Sindikat tersebut sebenarnya ada 10 orang, namun yang berhasil diamankan 7 orang sedangkan sisanya menjadi DPO Polresta Mojokerto.

 Dikatakan oleh AKBP Rofik Ripto Himawan, dalam kasus tersebut tersangka utama bernama Nanda yang juga turut diamankan dalam pengungkapan tersebut.

Adapun modus tersangka, kata Rofik mengajak beberapa rekan untuk mencari konsumen dengan maksud meminta persyaratan baik identitas maupun yang lain. Tersangka menginput data tersebut dengan cara fiktif untuk dimasukkan ke dealer yang di tujuh agar sepeda motor bisa didapatkan dari dealer.

“Sepeda motor yang berhasil realisasi dari dealer langsung dijual ke penadah dengan harga Rp 12 hingga 15 juta. Dealer yang menjadi sasaran antara lain dealer Sekawan, Lancar Motor, Merdeka dan Tirto Agung Motor. Petugas masih melakukan pengembangan, tidak menutup kemungkinan masih ada tersangka lain,” urainya, selasa  23 November 2021.

Rofik mengungkapkan modus lain tersangka yaitu memasukkan data konsumen yang tidak sesuai kenyataanya.”Ada 77 konsumen yang harus dilayani, dan ada 62 yang mengalami keterlambatan selama empat bulan. Hal inilah yang dimanfaatkan oleh para tersangka,”jelasnya.Baca Juga: Pendekatan Budaya Jadi Alternatif Dalam Penanganan Covid-19 di Jabar

Akibat ulah para tersangka, kata Rofik, korban mengalami kerugian sebesar Rp 1,2 M.” Lima tersangka yang ikut serta dalam aksi tersebut dijerat Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 jo Pasal 56 KUHP. Sementara penadah disangkakan Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP Jo pasal 480 KUHP.” Tandas Rofik. *(wan)

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

Kejati dan PWI Jabar Siap Kolaborasi

Selasa, 23 November 2021 | 13:11 WIB
X