• Minggu, 5 Desember 2021

Pemprov Bangun Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:05 WIB
metropilitan rebana (dok humas pemprov jabar)
metropilitan rebana (dok humas pemprov jabar)

BANDUNG, INILAHNEWS – Gubernur Ridwan Kamil (Kang Emil) bertekad untuk membuat sentra-sentra pertumbuhan ekonomi yang baru seiring gencarnya sejumlah proyek strategis nasional di beberapa wilayah di Jabar. Kehadiran pusat pertumbuhan ekonomi baru, akan membantu pemerintah dalam upaya mengikis ketimpangan ekonomi antar daerah.

"Ini akan jadi sebuah semangat bahwa masa depan Jabar untuk generasi baru penuh dengan optimisme ekonomi. Karena kebanyakan tantangan Jabar adalah ekonomi" ujar Ridwan Kamil di Bandung minggu lalu.

Optimisme itu kinI semakin menguat setelah Kang Emil bertemu Presiden Joko Widodo. "Bapak presiden sudah menandatangani Perpres tentang percepatan pembangunan Metropolitan Rebana (Cirebon-Subang-Majalengka). Ini kabar yang sangat menggembirakan bagi warga Jabar,” ujar mantan Wali Kota Bandung ini.

Baca Juga: Gubernur Jabar Ingatkan Masyarakat Untuk Terus Jaga Prokes

Dengan adanya percepatan pembangunan ini, secara resmi Metropolitan Rebana telah masuk menjadi salah satu Proyek Strate-mgis Nasional (PSN). Itu berarti alokasi pendanaannya akan masuk ke dalam APBN dan akan dibelanjakan di Jabar.

"Dengan telah ditandatanganinya perpres percepatan pembangunan Rebana, dalam APBN tahun-tahun mendatang akan dialokasikan total dana sebesar Ro 397 triliun untuk mendukung berbagai proyek pembangunan di Jawa Barat yang terintegrasi dengan Metropolitan Rebana. "Di tahun depan, akan ada dana APBN sebesar Rp.397 triliun yang bakal digelontorkan pemerintah pusat ke Jabar," ujar Kang Emil.

Metropolitan Rebana merupakan salah satu proyek yang ditawarkan dalam West Java Investment Summit (WJIS) 2020 lalu. Dari 27 proyek yang ditawar- kan dalam WJIS, Metropolitan Rebana merupakan yang paling menonjol dan diminati investor. Termasuk di dalam Rebana Metropolitan itu adalah Kertajati Industrial Estate Majalengka (KIEM). Saat ini, KIEM sudah menguasai 400 hektar yang siap dibangun menjadi sebuah Kawasan industry.

Primadona lainnya yang ditawarkan dalam WJIS adalah Rebana Technopolis Industrial Estate di Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang. Ini adalah proyek yang dithiliki PTPN VIll. Pada proyek ini akan dibangun kawasan industri ramah lingkungan seluas 487 hektare dari total 6.127 hektare kawasan. Nilai investasi di tahap pertama ini mencapai Rp 4,07 triliun atau sekitar 278,8 juta dolar AS.

 Baca Juga: Waspada Gelombang 3 Covid-19 di Akhir Tahun

Halaman:

Editor: Ahmad Syukri. A

Tags

Terkini

Jelang Nataru Harga Cabai Melonjak Di Kota Bandung

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:23 WIB

147 Ribu Orang Di Kota Bandung Nganggur

Jumat, 3 Desember 2021 | 07:40 WIB

PPKM Level 3, Satpol PP Akan Sisir Tempat Wisata

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:23 WIB

Cara KASAD Jenderal Dudung Berterimakasih Kepada Guru

Selasa, 30 November 2021 | 18:12 WIB
X