• Minggu, 5 Desember 2021

Ini Tawaran Solusi Terbaik, Jika Muktamar NU Gaduh

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:00 WIB
Tokoh muda NU Indonesia Timur Abdul Hamid Rahayaan
Tokoh muda NU Indonesia Timur Abdul Hamid Rahayaan

JAKARTA, INILAHNEWS - Mencermati kondisi NU dalam menghadapi Muktamar NU ke-34 di Provinsi Lampung yang menegangkan akibat adanya berbagai kepentingan para petinggi NU yang maju sebagai calon Ketua Umum PBNU. Demikian dikatakan oleh Tokoh muda NU Indonesia Timur Abdul Hamid Rahayaan, kepada awak media di Jakarta Rabu 27 Oktober 2021.

Berbagai kepentingan itu, kata Abdul Hamid, belum lagi pendekatan dalam memperoleh dukungan masing-masing kubu yang menggunakan gaya dan cara yang kurang elegan, sehingga sangat berpengaruh terhadap keutuhan Jam,iyah Nadhotul Ulama.

"Agar tidak terjadi perpecahan yang dapat mengganggu keutuhan warga nahdiyin, saya menawarkan solusi yang bijak yaitu bagi para kiyai dan ulama sepuh untuk mengambil langkah penyelamatan NU dengan mencari figur alternatif untuk memimpin dan mengendalikan NU, dengan catatan mengakomodir dua kubu yang sedang berseteru sehingga tidak ada yang merasa dirugikan atau diuntungkan," kata Hamid.

Baca Juga: Rawan Bencana Hidrometeorologi, Legislator Agusdono Warning Masyarakat Pesisir Waspada

"Misalnya KH Said Agil diangkat menjadi Wakil Rois Aam, sementara Gus Yahya di angkat menjadi Wakil Ketua Umum," tandas Penasehat pribadi KH Said Aqil ini.

Lebih lanjut, kata Hamid, cara inilah solusi terbaik untuk menghindari perpecahan yang tajam dalam NU, jika langkah tersebut tidak dilakukan dan keadaan ini terus dibiarkan maka barang tentu kehancuran akan terjadi disebabkan kedua kubu tidak saling mengikhlaskan.                

"Sebagai orang yang senantiasa mengikuti Muktamar NU dari masa ke masa, saya melihat situasinya sangat berbeda dengan muktamar kali ini, karena masing-masing politisi begitu terang-terangan menunjukan warna untuk memperlihatkan arah dan dukungan mereka," ungkap Hamid.

Sehingga pada saatnya, lanjut Abdul Hamid, sudah bisa ditebak jika KH Said Agil Siroj terpilih sebagai ketua umum akan dikendalikan oleh siapa dan dari partai politik mana, sebaliknya Gus yahya pun demikian akan dipengaruhi oleh politisi dan partai politik tertentu.

Baca Juga: Nelayan Pantura Deklarasi Dukung AHY Capres Di Pilpres 2024

Halaman:

Editor: Inilah Nuryati

Tags

Terkini

Max Sopacua Tutup Usia, 'Wanita Emas' Berduka

Rabu, 17 November 2021 | 13:23 WIB

Jakarta Kebanjiran, Wanita Emas 'Semprot' Anies

Jumat, 12 November 2021 | 21:01 WIB

Merawat Persatuan NU Jelang Muktamar di Lampung

Jumat, 29 Oktober 2021 | 10:57 WIB

Ini Tawaran Solusi Terbaik, Jika Muktamar NU Gaduh

Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:00 WIB

HWE Luncurkan Emas Jek Di Kalbar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:51 WIB

Ini Makna Maulid Nabi Muhammad Bagi 'Wanita Emas'

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:21 WIB
X