• Minggu, 5 Desember 2021

Pemkot Bandung dan Pemprov Jabar Masifkan Vaksinasi Massal

- Kamis, 23 September 2021 | 17:04 WIB
salah seorang siswa sedang divaksin
salah seorang siswa sedang divaksin

BANDUNG, INILAHNEWS - Dalam rangka mengakselerasi vaksinasi Covid-19 untuk usia 12-17 tahun ,Pemkot Bandung bakal memasifkan vaksinasi massal di sekolah. Karena itu, Pemkot Bandung telah meminta sebanyak 400.000 dosis kepada Pemerintah Pusat.

"Alhamdulillah kita minta 400.000, malahan hadir 600.000," kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna usai meninjau vaksinasi Covid-19 di SMKN 15 Kota Bandung, Kamis 23 September 2021.

Menurut Ema, untuk vaksinasi usia 12-17 tahun sebelumnya menggunakan azas domisili atau kewilayahan dimana sasaran vaksinasi tinggal, namun hal itu dirasakan sangat lambat.

Sehingga, dengan strategi vaksinasi massal di masing-masing sekolah dinilai dapat mengakselerasi, hal itu juga berdasarkan pengalaman memvaksin para Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK).

Baca Juga: Meski Kasus COVID-19 Menurun, Prokes Tetap Dijalankan

"Kita punya 'succes story' pada saat PTK dilakukan seperti itu, dan itu mencapai diatas 100 persen. Sekarang alhamdulillah di SMKN 15 hari ini menyelenggarakan seperti itu," ucapnya.

Lanjut Ema, secara total vaksinasi untuk usia 12-17 tahun di Kota Bandung hampir mencapai 24 persen saat ini. Sedangkan di SMKN 15 sudah terverifikasi sekitar 40 persen siswa telah divaksin.

"Itu mendekati 50 persen, artinya di sini (SMKN 15 Kota Bandung) hanya tinggal 50 persen, siswanya kurang lebih 1.200an," katanya.

Sedangkan total data vaksinasi secara keseluruhan, Kota Bandung sudah menyelesaikan hampir 80 persen untuk dosis pertama. Hal itu berarti sudah melebihi target awal di Bulan September 2021 sebanyak 70 persen.

"Saya pikir, September itu bisa 82-83 persen. Artinya target kita pada Desember lebih awal untuk dapat tercapai 100 persen. Pada November kita optimis terkalkulasi," ucap Ema.

Baca Juga: Sebanyak 1.677 Sekolah di Bandung Siap Gelar PTMT

"Kalau itu sudah tercapai, herd immunity itu akan hadir lebih awal. Itu yang menjadi harapan kita. Sehingga kita mudah-mudahan secepatnya bisa kembali menjalani kehidupan yang normal," lanjutnya

Sementara itu, guna mencapai target 37 juta vaksinasi warga Jabar pada akhir Desember 2021, Pemerintah Provinsi menempuh dua cara kampanye.

Pertama, vaksinasi massal di kab/kota dengan cara kolaborasi, kedua vaksinasi jemput bola dengan layanan door to door mendatangi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Nina Susana Dewi mengatakan vaksinasi door to door Jabar dilakukan melalui program Saber Vaksinasi membidik kelompok masyarakat yang selam ini kurang tersentuh kabupaten/kota.

Baca Juga: Pemkot Bandung tambah 4 Sekolah Khusus Untuk Lansia

“Vaksinasi door to door ini khususnya untuk masyarakat yang mobilisasinya terbatas di daerah sulit dijangkau seperti disabilitas, lansia, bumil, juga ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) atau bila banyak yang tak bisa datang ke tempat pelayanan,” kata Nina, Kamis 3 September 2021.

Menurut Nina, vaksinasi secara door to door ini merupakan kebijakan yang lebih ke arah solusi terhadap kondisi yang ada. Dua tantangan dalam vaksinasi door to door adalah pertama, anggapan bahwa waktu pelayanan yang tidak secepat vaksinasi massal di satu titik. Kedua, ketersediaan sumber daya manusia.
“Keterbatasan SDM serta harus memperkirakan logistik vaksin merupakan salah satu yang menjadi kendala pelaksanaan program vaksinasi secara door to door,” ujar Nina.

Sekadar mengulas, vaksinasi Covid-19 door to door sudah berjalan sejak 31 Agustus 2021, disaksikan langsung Presiden Joko Widodo di Kampung Pengampaan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon. Pemda Provinsi Jabar sendiri terus berupaya mempercepat dan memperluas cakupan vaksinasi Covid-19. Kecepatan penyuntikan vaksin pun intens ditingkatkan.

Dalam tujuh pekan terakhir, kecepatan rata-rata vaksinasi Covid-19 di Jabar mencapai 310.519 dosis per hari. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI per 22 September 2021 pukul 12:00 WIB, masyarakat di Jabar yang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis pertama sebanyak 14.016.008 orang. Adapun untuk dosis kedua sebanyak 7.137.576 orang. ***

 

Halaman:

Editor: Ahmad Syukri. A

Tags

Terkini

Jelang Nataru Harga Cabai Melonjak Di Kota Bandung

Sabtu, 4 Desember 2021 | 09:23 WIB

147 Ribu Orang Di Kota Bandung Nganggur

Jumat, 3 Desember 2021 | 07:40 WIB

PPKM Level 3, Satpol PP Akan Sisir Tempat Wisata

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:23 WIB

Cara KASAD Jenderal Dudung Berterimakasih Kepada Guru

Selasa, 30 November 2021 | 18:12 WIB
X