• Selasa, 9 Agustus 2022

Pemkot Bandung tambah 4 Sekolah Khusus Untuk Lansia

- Kamis, 23 September 2021 | 15:49 WIB
pemkot Bandung tambah empat sekolah lansia
pemkot Bandung tambah empat sekolah lansia

BANDUNG, INILAHNEWS - Pemkot Bandung menambah empat sekolah lansia di tingkat kecamatan. Total kini sudah ada delapan sekolah di delapan kecamatan di Kota Bandung.

Empat sekolah lansia baru tersebut di kecamatan Lengkong, Bandung Wetan, Sumur Bandung dan Astananyar. Sebelumnya, empat sekolah lansia sudah lebih dulu ada yaitu di Kecamatan Antapani, SUkajadi, Ujungberung dan Cinambo.

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana yang sekaligus Ketua Komisi Daerah (Komda) Lansia ini menyatakan, kehadiran Sekolah Lansia merupakan wujud komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) memberikan perhatian kepada para lansia.

"Dengan sekolah lansia ini diharapkan hubungan interaksi sosial terus terjalin. Mudah-mudahan ada potensi-potensi lain yang terus tergali di sesama mereka," ucap Yana saat pembukaan Sekolah Lansia di Aula Kantor PMI Kota Bandung, Kamis, 23 September 2021.

Baca Juga: Kota Bandung Berusia 211 Tahun, Ini Sejarahnya

Guna menopang keberlangsungan Sekolah Lansia, dalam kesempatan tersebut Yana sekaligus membuka TRaining Of TRainers (TOT) bagi para instruktur Sekolah Lansia.

Yana menaruh harapan besar Sekolah Lansia ini bisa hadir di 30 kecamatan di Kota Bandung. Mengingat, jumlah lansia di Kota Bandung cukup banyak berkisar antara 11-12 persen dari populasi penduduk.

"Usia harapan hidup di KOta Bandung juga cukup tinggi di angka 74,28 tahun. Mudah-mudahan kita bisa membahagiakan dan memberdayakan mereka. Karena kategorinya juga ada yang potensial dan ada juga yang masih harus dibantu," ujarnya.

Yana mengungkapkan, Sekolah Lansia ini akan diberi kurikulum khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan para lansia. Terutama di masa pandemi Covid-19, setidaknya para lansia memerlukan silaturahmi yang bisa turut mendongkrak imunitas.

"Kurikulumnya, soal kesehatan. Karena di usia itu juga cukup rentan dalam kesehatan. Mungkin bukan hanya untuk dirinya sendiri juga lingkungannya.Kemudian membuat aktivitas olahraga. Apapun intinya terjadi interaksi sosial lagi di antara mereka,"katanya.

Halaman:

Editor: Inilah Nuryati

Tags

Terkini

Pelayanan Pemakaman Umum Harus Makin Prima

Selasa, 9 Agustus 2022 | 18:38 WIB

Omzet Pasar Krearif Bandung Tembus Rp6,5 Miliar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:07 WIB

Ridwan Kamil Usul Bentuk Gugus Tugas Honorer

Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:59 WIB

Jabar Kirim 558 Pramuka Terbaik ke Jambore Nasional

Selasa, 9 Agustus 2022 | 16:53 WIB
X