• Kamis, 28 Oktober 2021

Alif Kamal : Giring Terlalu Munafik Jika Tak Berani Sebut Jokowi juga ‘Pembohong’

- Rabu, 22 September 2021 | 15:40 WIB
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRIMA, Alif Kamal
Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRIMA, Alif Kamal

JAKARTA, INILAHNEWS - Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) mengecam pernyataan Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha yang menuding Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai pembohong dan pura-pura peduli terhadap masyarakat.

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PRIMA, Alif Kamal, menyebut bahwa Giring terlalu munafik karena hanya menuding Anies dan tidak berani menunjukkan kebohongan-kebohongan yang dilakukan oleh pemerintah pusat yang notabene PSI tergabung dalam koalisinya.

Menurut Alif, sebagai pimpinan partai seharusnya Giring bisa melihat persoalan lebih adil dan komprehensif. Kritik Giring harus juga ditujukan kepada pemerintah pusat yang juga memiliki sederet catatan kebohongan dalam janji politiknya.

Baca Juga: Penunjukkan Langgar AD/ART, Forum Penyelamat PPP Tolak Munjidah Wahab Pimpin PPP Jatim

“Harusnya kritik serupa juga diarahkan kepada pemerintahan Jokowi, ini kan tidak,” ujar dia dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu 22 September 2021.

Alif mengibaratkan, kritikan Giring tersebut ibarat memukul air terpercik di muka sendiri. PSI sebagai partai yang tergabung dalam koalisi dan mendukung pemerintahan Jokowi mestinya merasa malu karena berada pada lingkaran pemerintahan yang memiliki banyak sekali cacatan kebohongan dan hanya pandai mengobral janji politik.

“Sebelum PSI terbentuk, Jokowi sudah banyak mengingkari janji politiknya, tapi PSI tidak pernah mengkritisi seperti yang mereka lakukan pada Anies Baswedan,” tandasnya.

Ia juga membeberkan sejumlah kebohongan dan janji politik yang tidak dilaksanakan oleh Jokowi sejak memimpin tahun 2014 silam, seperti janji untuk tidak akan berutang lagi dan akan menggunakan APBN secara efisien dan tepat sasaran.

Baca Juga: Bupati Kolaka Timur Andi Merya Nur Ditangkap KPK

“Faktanya utang saat ini sebesar 415,1 miliar dollar AS atau setara Rp 5.971 triliun. Yang membuat Jokowi mendapat gelar kehormatan ‘Raja Utang’,” tegas Alif.

Halaman:

Editor: Ahmad Syukri. A

Tags

Terkini

Ini Tawaran Solusi Terbaik, Jika Muktamar NU Gaduh

Rabu, 27 Oktober 2021 | 13:00 WIB

HWE Luncurkan Emas Jek Di Kalbar

Minggu, 24 Oktober 2021 | 16:51 WIB

Ini Makna Maulid Nabi Muhammad Bagi 'Wanita Emas'

Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:21 WIB

Hari Jadi ke-211 Kota Bandung, Ini Catatan Pengamat.

Sabtu, 25 September 2021 | 14:53 WIB
X