• Jumat, 24 September 2021

BMKG Keluarkan Warning Tsunami Di Pacitan, Kholik: Masyarakat Harus Waspada

- Rabu, 15 September 2021 | 12:07 WIB
pantai di Pacitan (dok.Pacitanku.com)
pantai di Pacitan (dok.Pacitanku.com)


SURABAYA, INILAHNEWS- Anggota DPRD Jatim Kholik mengatakan pihaknya mengingatkan masyarakat adanya ancaman tsunami yang menyerang wilayah Pacitan dan sekitarnya.
Mantan wabup Trenggalek ini mengatakan saat ini kondisi cuaca di Jatim sudah menunjukkan masuk musim penghujan dengan curah hujan tinggi dimana rawan akan daerah longsor.
“Kesiapan dan kewaspadaan tersebut diperlukan untuk menghindari dan mengurangi risiko bencana gempa dan tsunami yang mengintai pesisir selatan Jawa akibat pergerakan lempeng tektonik Indo-Australia dan Eurasia,”jelas politisi PKB ini saat dikonfirmasi, Rabu 15 September 2021

Selain mengingatkan masyarakat, kata Kholik pihaknya juga mengingatkan pemda setempat atas ancaman tsunami tersebut. “Pemerintah daerah harus sigap dan cepat dalam merespon peringatan tsunami untuk selanjutnya mengaktivasi sirene untuk perintah evakuasi masyarakat pesisir,”terangnya.Baca Juga: Zona Level 1 Di Jatim Bertambah 6 Kabupaten, Khofifah: Tetap Prokes

Diungkapkan oleh Kholik, Wilayah Pacitan merupakan daerah yang berhadapan dengan zona megathrust sehingga daerah tersebut rawan terhadap gempa dan tsunami.“Oleh sebab itu saya mengingat masyarakat Pacitan untuk meningkatkan kewaspadaan,”jelasnya.

Wilayah selatan Pacitan, kata, Kholik merupakan bagian dari zona aktif gempa di Jawa Timur yang mengalami peningkatan aktivitas kegempaan, di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir sering terjadi aktivitas gempa yang signifikan.

Sekedar diketahui,BMKG memperingatkan supaya pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, harus waspada dan bersiap dengan skenario terburuk gempa dan tsunami setinggi 28 meter yang berpotensi menerjang daerah itu dalam 29 menit.

Potensi magnitudo maksimum gempa megathrust selatan Jawa Timur hasil kajian adalah 8,7. Nilai magnitudo gempa tertarget ini oleh tim kajian BMKG dijadikan sebagai inputan pemodelan tsunami untuk wilayah Pacitan.* (wan)

Editor: Try Wahyudi Ari Setiawan

Tags

Terkini

Koperasi Harus Bertransformasi ke Digital

Kamis, 23 September 2021 | 17:25 WIB

Meski Kasus COVID-19 Menurun, Prokes Tetap Dijalankan

Kamis, 23 September 2021 | 16:50 WIB

Sebanyak 1.677 Sekolah di Bandung Siap Gelar PTMT

Kamis, 23 September 2021 | 16:02 WIB

Pemkot Bandung tambah 4 Sekolah Khusus Untuk Lansia

Kamis, 23 September 2021 | 15:49 WIB

Kota Bandung Berusia 211 Tahun, Ini Sejarahnya

Kamis, 23 September 2021 | 13:23 WIB

Pemkot Bandung Raih Anugrah Humas Indonesia 2021

Rabu, 22 September 2021 | 09:20 WIB

Kurangi Sampah, Pemkot Bandung Gunakan Pola H2H

Rabu, 22 September 2021 | 09:15 WIB

Kota Bandung Gelar ‘Beberesih’ Jilid 3

Selasa, 21 September 2021 | 20:11 WIB
X