China Ngebut Bikin Vaksin Corona

- Rabu, 8 Juli 2020 | 22:21 WIB
corona1
corona1

BEIJING- Pemerintah China ngebut membuat vaksin Corona. Salah satu perusahaan mereka Sinovac Biotech, eksperimennya bulan ini mencapai tahap akhir uji coba.

 

Dikutip dari Reuters, sebenarnya China bukan pemimpin di industri vaksin global. Akan tetapi pandemi Corona yang melanda negara itu membuat negara, militer, dan swasta bekerja sama dan bekerja cepat.

 

Dalam beberapa bulan, dua pabrik vaksin sudah selesai dibangun. Kemudian eksperimen vaksin boleh dilakukan pada para karyawan perusahaan negara dan militer.

 

Divisi medis tentara People's Liberation Army's (PLA) jadi salah satu aktor utama pembuatan vaksin Corona di Cina. Mereka bekerja sama dengan perusahaan swasta seperti CanSino. Saat ini, 8 dari 19 kandidat vaksin yang memasuki tahap uji coba pada manusia berasal dari China.

 

China fokus memakai teknologi vaksin yang sama seperti di penyakit influenza. Sedangkan rival di negara barat seperti Moderna asal Amerika Serikat atau CureVac dari Jerman, memakai teknologi baru messenger RNA yang belum pernah jadi produk vaksin massal.

 

Untuk mempercepat proses, China mengizinkan perusahaan Sinopharm dan Sinovac menggabungkan uji coba vaksin Corona fase satu dan dua sekaligus. Namun demikian beberapa halangan memang menghadang China.

 

Pandemi Corona mulai mereda di negara itu sehingga menyulitkan uji coba vaksin skala besar. Mereka pun coba menggandeng negara lain untuk berkolaborasi.

 

Selain itu, China dinilai harus meyakinkan bahwa vaksin Corona besutan mereka aman digunakan dan berkualitas. Pasalnya di masa silam, pernah ada skandal soal keamanan vaksin yang diproduksi di negara itu.

 

Namun demikian, China memang sudah mencoba berbenah. Tahun silam, mereka mengeluarkan regulasi baru industri vaksin, di mana hukuman untuk penjual vaksin palsu atau kualits rendah diperberat.

Editor   :   Ahmad Syukri

Editor: inilah administrator

Tags

Terkini

Mak Esih Bahagia Dikunjungi Tim ACT MRI

Sabtu, 18 Juni 2022 | 10:24 WIB

Iran Tak Akan Biarkan ISIS Bangun Basis di Wilayahnya

Sabtu, 18 September 2021 | 23:13 WIB

Biden Janji Bantu Ashraf Ghani Hadapi Taliban

Sabtu, 26 Juni 2021 | 10:06 WIB

Trump Dan Biden Bersaing Ketat

Rabu, 4 November 2020 | 23:31 WIB

Akibat Pandemi Corona, Banyak Anak Nikah Dibawah umur

Rabu, 2 September 2020 | 14:42 WIB

China Ngebut Bikin Vaksin Corona

Rabu, 8 Juli 2020 | 22:21 WIB

RI Minta China dan India Agar Menahan Diri

Kamis, 18 Juni 2020 | 16:07 WIB

Presiden Brasil Ancam Keluar Dari WHO

Minggu, 7 Juni 2020 | 11:33 WIB

Niat Trump Keluar Dari WHO Banyak Menuai kritik

Minggu, 31 Mei 2020 | 20:11 WIB
X