Tanggapi Ketua KPK, Waketum PRIMA :  Jangan Persempit Soal Korupsi Hanya Pada Jumlah Pelaku Korup.

inilahNEWS - BANDUNG  – Problem korupsi bukan pada sedikit atau banyaknya jumlah orang yang korup. Tapi pada efek korupsi yang sistemik. Demokrasi kita jadi bancakan karena praktek jual beli suara. Suap pejabat negara silih berganti, membuat lembaga politik kita rusak

 

Demiian dikatakan Waketum Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA),  Alif Kamal dalam keterangan, Rabu (14/4).

“Jadi bukan di negara ini masih segelintir orang yang korup n jutaan orang masih baik. Bayangkan jika 1 orang sperti Sjamsul Nursalim yang diduga ngemplang duit negara 4,5 triliun. Itu duit banyak untuk bisa bangun ratusan sekolah n puskesmas,” ujarnya.

 

“Yang ngurusin korupsi di negara ini ada 3 lembaga : KPK, Kepolisian dan Kejaksaan. Tpi hampir tiap hri praktek korupsi terus ada. Problemnya apa? Karena pemberantasan korupsi tidak ditujukan untuk menjaga & memajukan kepentingan nasional. Yang ada pemberantasan korupsi hanya sperti “alat” kepentingan politik,” imbuhnya.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *