Terkait  5 Dugaan Kasus Korupsi, LSM Laskar Indonesia Datangi Kantor Kejari Garut

inilahNEWS - GARUT  –  Jajaran pengurus dan anggota DPD Laskar Indonesia, Kabupaten Garut mendatangi ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut ,Selasa (27/10/2020). Mereka bermaksud mempertanyakan penanganan kasus kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Kejari Garut, atau sebanyak 5 dugaan kasus korupsi yang telah masuk ke lembaga kejaksaan ini.

Dudi Supriayadi Ketua DPD Laskar Indonesia, mengungkapkan,  pertama, kasus dugaan korupsi dana Poko Pikiran (Pokir) dan BOP pimpinan DPRD Garut pada periode 2014 – 2019, yang belum ada tersangkanya. Padahal masyarakat menunggu kelanjutan dan penuntasan kasus tersebut. Kedua, kasus pembangunan GOR/SOR Ciateul yang memasuki persidangan. Dan kalau ada fakta baru dipersidangan hendaknya kejaksaan jangan ragu menindak-lanjutinya, jelas Dudi.

 

Kemudian yang ketiga, adalah kasus dugaan korupsi “Art Center” yang dalam pembangunannya terindikasi merugikan keuangan negara/daerah. Keempat kasus dugaan korupsi revitalisasi pasar Leles, Wanaraja, Samarang dan pasar-pasar Desa yang anggaranya dari APBD Garut, Privinsi maupun anggaran pemerintah pusat. Dan yang kelima, kasus dugaan korupsi rumah sakit di kecamatan Malangbong yang juga mengakibatkan kerugian keuangan negara/daerah, tandasnya.

 

Ditegaskan Dudi, DPD Laskar Indonesia Garut, meminta pihak Kejaksaan Garut untuk menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi tersebut. Dalam kasus yang kini tengah ditangani DPD Laskar Indonesia Garut, ikut mengawal kasus tersebut. “Sebagaimana peran serta LSM, dalam pemberantasan tindak korupsi ini sesuai dengan Undang-undang (UU) No 28 tahun 1999, tentang penyelenggara negara yang bebas dan bersih dari korupsi kolusi dan nepotisme, UU No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi dan PP No 43 tahun 2018, tentang tata cara pelaksaanaan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, urainya.

 

“Namun sayang kedatangan kami, Laskar Indonesia ke Kejari Garut, tidak diterima dengan alasan Kepala Kejaksaan, sedang ada kegiatan keluar, itu menurut salah seorang petugas di kantor Kejari,” terang Dudi.

Editor   : Johan

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *