Jokowi Minta Agar Bantuan Kepada Pelaku Usaha Dipercepat

inilahNEWS - JAKARTA- Presiden Joko Widodo (Jokowi)  meminta agar bantuan kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), perbankan, hingga perusahaan besar dipercepat tak bangkrut. Jika perusahaan tutup, maka otomatis akan terjadi gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK).

 

Jangan sudah PHK besar-besaran, uang se rupiah pun belum masuk ke stimulus ekonomi,” ungkap Jokowi, kepada wartawan, Senin (29/6/2020).

 

Jangan sampai, kata Jokowi, bantuan datang ketika dunia usaha sudah gulung tikar. Untuk itu, ia siap mengeluarkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) bila dibutuhkan. Begitu juga dengan peraturan presiden (perpres), Jokowi akan menerbitkan jika memang diperlukan.

 

“Hanya gara-gara urusan peraturan, urusan peraturan. Ini situasi luar biasa. Saya harus ngomong apa adanya, ini tidak ada progress yang signifikan. Nggak ada,” tutur Jokowi.

 

Sebagai informasi, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp695,2 triliun untuk menangani penularan virus corona di dalam negeri. Mayoritas anggaran itu dialokasikan untuk perlindungan sosial sebesar Rp203,9 triliun.

 

Kemudian, anggaran untuk kesehatan sebesar Rp75 triliun, UMKM Rp123,46 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57 triliun, insentif usaha Rp120,61 triliun, dan bantuan untuk sektoral kementerian/lembaga (k/l) serta pemerintah daerah (pemda) sebesar Rp106,11 triliun.

Editor   :   Ahmad Syukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *