Iman Suyudi : Pandemi Covid 19 Bukan Jadi Alasan Untuk Produktif dan Berinovasi

inilahNEWS - BANDUNG- Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat tetap berkomitmen dalam menciptakan kinerja yang produktif dan berinovatif, meski ditengah pandemi covid-19.

 

” Pandemi covid 19 bukan menjadi halangan untuk tetap bekerja dengan produktif dan inovasi. Membuat  terobosan baru berbasi IT dan aplikasi bentuk  upaya Kemenkumham Jaba dalam memeberikan pelayanan yang lebih baik dan praktis  kepada masyarakat,” kata Kakanwil Kemenkumham Jabar Imam Suyudi dihadapan awak media, Senin,(29-06-2020).

 

Dalam rapat evaluasi kinerja di seluruh jajaran Kementerian Hukum dan HAM RI pak Menteri Hukum dan HAM  Yasonna H Laoly berpesan, dimasa pandemi covid 19 ini memasuki tatanan normal baru seluruh jajaran dari level stakeholder  sampai di level pimpinan unit Eselon 1 harus tetap bekerja dengan penuh semangat, tetap menjaga protokol kesehatan saat rapat Koordinasi Evaluasi Capaian Target Kinerja B.06 melalui Teleconference dengan Unit Eselon I di pusat Kementerian Hukum dan HAM RI. Teleconference dari Graha Pengayoman.

 

 

Imam Suyudi menegaskan, saat menjalani kerja new normal semua pegawai dilingkungan Kemenkumham Jabar tetap melakukan suatu upaya-upaya dalam rangka membangun inovasi. Karenanya, ditengah-tengah pandemi ini kita harus lebih banyak ciptakan kegiatan dengan inovasi-inovasi baru untuk bisa memecahkan suasana tidak biasa-biasa saja.

 

“Kita harus  lebih dari biasanya yaitu terus berinovasi dan lebih melakukan upaya hal-hal yang luar biasa, jangan biasa-biasa aja,” ucap Imam Suyudi

 

Ia menambahkan,  new normal ini juga tetap menjalin suatu adanya kerjasama di internal dan kerjasama di seluruh stakeholder yang ada dikita.  Tetap membangun komunikasi dengan  stakeholder dan seluruh internal untuk bisa maksimal melaksanakan tugasnya masing-masing.

 

Menurutnya, bahwa di tengah pandemi Ini juga kita senantiasa tetap produktif pelaksanaan tugas kita itu senantiasa menghasilkan suatu hal yang memang produktif.

 

Menyinggung soal anggaran pihaknya mengatakan, pengunaannya harus penuh dengan  pertanggung jawaban, transparan. Sehingga anggaran ini segera dikelola dengan baik supaya perekonomian ini jalan akan tetapi dengan pertanggungjawaban dan akuntabilitas kerja yang baik untuk kegiatan yang lebih produktif untuk Jawa Barat papanya.

 

Saat ini Kemenkumham Jawa Barat dalam rangka pertanggungjawaban keuangan dari seluruh level Kantor Wilayah kita berada diurutan pertama. Artinya, bahwa penyerapan anggaran penggunaan kegiatan dalam rangka pelaksanaan tugas di seluruh Indonesia ini Jawa Barat adalah di tingkat pertama.

 

Artinya, kata dia, bahwa kita sudah melaksanakan menyelesaikan dengan produktivitas pekerjaan yang tinggi di samping itu juga kita telah melakukan upaya inovasi mencari kebutuhan inovasi bagaimana ditengah pandemi ini kita sudah menciptakan sistem sistem pelayanan elektronik yaitu “SIPELET”

 

Dengan SIPELET inilah, sambungnya, kita juga sudah menciptakan kegiatan produktif yaitu menyangkut cek dalam rangka pelayanan informasi keimigrasian. Artinya masyarakat yang membutuhkan untuk pengecekan surat izin tinggal keimigrasian, mereka bisa langsung melihat dengan mudah.

 

Manfaat lainya menyangkut dalam rangka pendaftaran pelantikan bagi Notaris. Dan juga menyangkut semua perizinan dengan SIPELET mereka bisa mendapatkan surat izin tidak perlu datang ke sini semua hal di masyarakat dan di imigrasi maupun di layanan hukum yang menyangkut perizinan yang berhubungan dengan pelayanan Di Kanwil dilaksanakan dengan mekanisme teknologi formasi yang lebih spesifik, tutur Imam Suyudi.

 

Editor   :    Ahmad Syukri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *