Sektor Pariwisata Bersiap Songsong Era Normal Baru

inilahNEWS - Sektor pariwisata memasuki era normal baru. Perubahan paradigma tengah berlangsung dan sejumlah protokol baru akan diterapkan di industri pariwisata.

 

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengemukakan, sektor pariwisata sangat terpukul akibat pandemi Covid-19. Sementara sulit untuk memprediksi kapan pandemi tersebut akan berakhir. Akan tetapi, industri pariwisata harus terus berlanjut dan memasuki era normal baru.

 

Era normal baru membawa peran baru, jalan baru, dan ekspektasi di sektor pariwisata. Digitalisasi berkembang cepat di luar dugaan. Bisnis pariwisata harus beradaptasi terhadap kondisi yang baru serta mengatur kembali strategi model bisnis agar bisa bertahan di era normal baru, dengan menyesuaikan perkembangan teknologi.

 

”Bisnis pariwisata dan pekerjanya harus terus melakukan observasi dan mempelajari peluang untuk berkembang. Industri harus mulai fokus menerapkan standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan dalam operasional bisnis,” katanya, dalam Seminar Virtual Pariwisata International ke-2 ”Changes of The Tourism Paradigm in The Era of New Normal”, Jumat (15/5/2020).

 

Pihaknya sedang memformulasikan sejumlah protokol kebersihan, kesehatan, dan keamanan untuk industri pariwisata. Sebelum menerapkan protokol itu, sejumlah tahapan penting akan dilakukan. Di antaranya persiapan, simulasi, sosialisasi, dan uji coba. Jika seluruh tahapan berhasil dilaksanakan, industri pariwisata akan kembali dibuka.

 

Pihaknya akan berkoordinasi dengan World Travel and Tourism Council (WTTC) untuk memastikan protokol tersebut sesuai dengan standar global dan memberikan dampak positif bagi wisatawan serta pekerja di sektor pariwisata. Penerapan standar kebersihan, kesehatan, dan keamanan di setiap destinasi wisata menjadi standar penting yang akan membangkitkan kepercayaan wisatawan dan memulihkan industri.

Editor   :  Ahmad Syukri

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *