Totota Dan PT TAM kembalI Gelar TEY Yang Ke 11

inilahNEWS - PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan PT Toyota Astra Motor (TAM) kembali menyelenggarakan program Toyota Eco Youth (TEY) yang ke-11. Program ini merupakan salah satu aktivitas sosial di bidang pendidikan dan pengembangan SDM dalam negeri. Pertama kali program TEY diadakan pada 2005 dengan jumlah peserta 10 SLTA umum dan kejuruan dari kawasan Jakarta dan sekitarnya.

Toyota Indonesia kemudian secara bertahap memperluas jumlah dan asal daerah peserta. Sehingga pada program ke-10 lalu, jumlah SMA dan SMK peserta mencapai 539 sekolah dengan total proposal proyek lingkungan hidup mencapai 2.534 proposal.

Jika diakumulasi, sejak TEY ke-1 total partisipasi hingga 27 propinsi dengan 5.000 proyek dan 1.300 sekolah. “Konsistensi keberlangsungan acara ini merupakan bentuk komitmen kami, demi menyebarkan semangat jadi duta peduli lingkungan kepada generasi muda, dan sumbangsih pada pelestarian lingkungan,” ujar Bob Azam, Direktur Administration, Corporate & External Affairs PT TMMIN dalam siaran resminya, Kamis (5/4/2018).

Toyota Eco Youth (TEY) ke-11 yang berlokasi di Hotel Savoy Homann Kota Bandung, Kamis (5/4/2018).(ISTIMEWA) Tak tanggung-tanggng, pada TEY kali ini, Toyota Indonesia mengundang partisipasi Dewan Juri yang terdiri dari Perwakilan Dept. Fakultas Biologi, Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Universitas Indonesia, dan Wakil Presiden Direktur Conservation International Indonesia (CI) Prof. Jatna Supriatna PhD,  Social Media Expert & Millenials Movement Expert Yoris Sebastian, dan Perwakilan National Geographic Indonesia Didi Kaspi Kasim.

“Mengusung tema ‘Eco Sociopreuneur’, kami mengajak generasi muda untuk berkreasi membuat proyek lingkungan. Itu nantinya bisa memiliki manfaat positif bagi alam, dan juga punya nilai ekonomi bagi penduduk di sekitarnya,” ujar Darmawan Widjaja, Direktur PT Toyota-Astra Motor.

Program Toyota Eco Youth (TEY) merupakan salah satu upaya nyata dalam mewujudkan komitmen Toyota Environmental Challenge 2050, khususnya pilar keenam yakni tantangan untuk membangun masyarakat yang harmonis dengan alam.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *