HPN

Mia Amiati : Hukum di Buat Untuk di Patuhi, Bukan di Langgar

KAMPAR- Hukum di buat untuk di patuhi, bukan untuk di langgar. Seluruh elemen harus mengetahui bagaimana mengembangkan peranan di jajaran masing-masing sesuai dengan aturan yang berlaku.
Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Tinggi Riau, Dr Mia Amiati, SH, MH saat kunjungan kerja dengan jajaran pemerintah Kabupaten Kampar, Kamis (16/01/2020).
” Hindari ancaman hukuman yang bakal terjadi,” ucap Mia di dampingi Asintel, Raharjo Budi Kisnanto di Kejaksaan Negeri Bangkinang.
Pemerintah daerah serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga pemerintahan desa, kita minta untuk selalu melakukan berkoordinasi.
 “Jangan segan berkoordinasi. Silahkan berkoordinasi dengan Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) atau Kasi Intel dalam pelayanan hukum, baik bersipat navigasi maupun non navigasi,” kata Mia  kampar dan jajaran serta Kejari Kampar.
Koodinasi dan sinergi ini sesuai dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia bersama Kejaksaan serta Pemerintah dearah, ucapnya.
Mia juga menyampaikan, bahwa Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan (TP4) di ganti dengan Pengawalan Pembangunan (Walpam), sesuai tugas pokok dan fungsi dalam pasal 30 tentang pengamanan kebijakan terhadap pembangunan.
Dalam kunjungan kerja di Kampar, Kajati Riau yang di dampingi Asintel, di sambut oleh Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto, SH, Kajari Kampar, Suhendri, SH, MH, Sekda Kampar, Drs Yusri, M.Si, Asisiten II Setda Kampar, Kepala Insfektorat Kampar, Kadis PMD dan pejabat Kampar lainnya.
Bupati Kampar, H Catur Sugeng Susanto, SH dalam kesempatan itu sangat berharap, agar semua jajaran dapat memahami, bahwa dalam menjalankan roda pemerintahan perlu sinegritas yang baik.
Dengan koordinasi kita dapat mengetahui yang mana bisa di jalankan dan yang tidak bisa di jalankan. “Saya minta agar semua bisa melakukan koordinasi, termasuk pemerintahan desa,” ucap Catur. (Syailan Yusuf)
Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *