Rotasi dan Mutasi Pejabat Berdasarkan Potensi dan Kompetensi ASN

inilahNEWS - BANDUNG-Kepala Bidang Evaluasi Kinerja, Disiplin, dan Kesejahteraan Pegawai Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bandung, Harry Chrismarjadi menegaskan, rotasi dan mutasi 83 pejabat pengawas dan pejabat administratif telah memalui pertimbangan matang.

 

Chrismarjadi menuturkan, pemilihan orang untuk penempatan posisi ini dengan sangat teliti. Sebab harus mempertimbangkan kualifikasi tertentu untuk bisa diberikan jabatan baru.

 

“Rotasi jabatan dalam sebuah organisasi pentingnya juga untuk penyegaran. Untuk mencari talenta terbaik untuk menduduki jabatan, pertama ada pertimbangan tim penilai kinerja, kemudian pertimbangan dari pejabat berwenang, yaitu Pak Sekda. Tapi bukan berarti yang dulu tidak memenuhi kualifiksi, tapi kita mencari sosok yang tepat untuk mengawal program pemerintah kota,” ucap Chrismarjadi saat menjadi narasumber di acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah Balai Kota Bandung, Jalan Aceh, Bandung, Kamis (18/7/2019).

 

Chrismarjadi menuturkan, pertimbangan dari tim penilai kinerja dan Sekretaris Daerah (Sekda) juga tidak sembarangan. Sebab, BKPP telah memiliki data pegawai yang memuat potensi dan kompetensinya atau talent pool.

 

“Kalau kepala dinas sudah jelas melalui seleksi terbuka. Kalau 83 pejabat pengawas dan administratif ini ada pola talent pool. Kita melihat data potensi, dan menempatkan orang berdasarkan kompetensinya,” jelasnya.

 

Dalam talent pool, lanjutnya pengumpulan data dengan memberikan serangkaian pengujian kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga BKPP mengantongi seluruh data dan hasil analisa dari tes tersebut.

 

“Mengumpulkan data itu ada metode, kita bekerja sama dengan BKN, ada sejumlah persyaratan, tes, wawancara yang bisa menggali potensi orang. Dari hasil itu munculah sejumlah catatan,” bebernya.

 

Mengenai indikator penilaian talent pool ini, imbuh Chrismarjadi, sudah tertera jelas dalam aturan dari pemerintah pusat. “Dari pemerintah pusat ada regulasi untuk peningkatan kompetensi. Kan pengembangan kompetensi ada tiga yaitu knowledge, skill dan attitude. Diklat, workshop ataupun seminar itu juga salah satu upaya untuk peningkatan kompetensi,” tambahnya.

 

Oleh karenanya, Chrismarjadi mengungkapkan, ketika rencana rotasi dan mutasi hendak diberlakukan, maka tinggal menggali informasi dari data yang ada. “Karena kita sudah memiliki datanya jadi kita tinggal memilih orangnya,” katanya.

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *