Luhut : Negara Anggota G20 Jangan Ragu Investasi Di Indonesia

inilahNEWS - JAKARTA- Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam Indonesia Round Table Business Meeting di Osaka, Jepang mengatakan agar Negara Anggota G20 tudak ragu-ragu untuk investasi di Indonesia. Sebab, proses investasi di Indonesia juga kian mudah saat ini.

Luhut mengatakan ekonomi Indonesia berkembang baik dalam lima tahun terakhir ini dengan pertumbuhan rata-rata 5%. Selain itu, kepastian hukum dalam investasi Indonesia sangat penting. Dia pun meyakinkan kemudahan investasi di Indonesia terus membaik setiap tahunnya.

Selain Luhut hadir pula, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

Dalam kesempatan itu, hadir pula 21 perusahaan Jepang, di antaranya Japan External Trade Organization (JETRO), Daihatsu Motor Co.LTD, Honda Motor Co.LTD, Marubeni Coorporation, Mitsubishi UFJ Financial Group, Mitsui dan CO.LTD, Nippon Steel, Sumitomo Corporation, Toyota Tsuho Corporation.

 

“Kemudahan investasi Indonesia pasti lebih baik di masa lalu,” kata Luhut, Jumat (28/6/2019)

 

Pada kesempatan yang sama, Sri Mulyani menyampaikan dengan pertemuan ini pengusaha Jepang diharapkan mampu meningkatkan investasinya di Indonesia. Hal itu, karena pasar Indonesia sangat besar dan juga strategis untuk menjadi hub bagi negara lain.

 

“Dalam memperbaiki iklim investasi kami terus memperbaiki kebijakan. Saat ini Presiden Jokowi terus meminta diperbaiki iklim investasi,” ujar Sri Mulyani.

 

Di bidang perpajakan, Sri Mulyani mengatakan bahwa Kementerian yang dipimpinnya terus mengeluarkan kebijakan untuk kemudahan dalam hal pajak. “Fasilitas pertama yakni tax holiday untuk investasi baru terhadap 18 jenis sektor usaha, apakah itu petrokimia maupun elektronik,” ungkapnya.

 

Jika melaksanakan training, lanjut dia, maka investor juga akan mendapat tambahan insentif pajak.

 

“Proses yang diberikan untuk tax holiday dan allowance akan sangat mudah jika sudah masuk dalam kategori tersebut. Saat ini sudah ada 289 triliun investasi baru,” ujarnya.

 

Selain tax holiday, kata Sri Mulyani, pemerintah juga menyiapkan Kawasan Berikat atau Industrial Zone dengan fasilitas yang telah diberikan pemerintah.

 

“Kami juga tentu melihat banyak perusahaan masuk di bidang finansial atau financial inclusion,” tambahnya.

 

Sementara itu, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa bahan baku menjadi kunci dalam operasionalisasi industri.

 

“Pengembangan pelabuhan Merak menjadi kebutuhan untuk pengembangan industri,” ujarnya.

 

 

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *